Senin, 22 Oktober 2018

Geliat Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Banyumas

Bupati banyumas Ir achmad husain menjadi Irup

Purwokerto - Hari Santri merupakan momentum akbar bagi santri Nusantara dengan Tema Bersama Santri Damailah Negeri. Afifuddin Idrus, Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Banyumas menyampaikan, bahwa hampir setiap penjuru daerah memperingati hari spesial ini. Pemerintah Kabupaten Banyumas diikuti oleh seluruh Kecamatan dan hampir seluruh madrasah yang ada di Banyumas mengadakan berbagai kegiatan dalam memperingatinya diantaranya adalah Upacara dengan memakai sarung dan baju koko. Upacara HSN Tingkat Kabupaten diikuti oleh sekitar 10.000 peserta diwakili santri dari wilayah Kota, Inspektur Upacara langsung dipimpin olehBupati Banyumas  Achamd Husein.
Kegiatan upacara didahului dengan Khotmil Qur'an 2.970 juz oleh peserta upacara, Pembacaan sholawat nariyah 1 Milyar seluruh Indonesia oleh pondok2, ormas di bawah organisasi NU, pendidikan di bawah Ma'arif dan majlis taklim, Kirab pawai keagamaan di masing-masing Kecamatan, dan Santunan untuk santri yang tidak mampu, siaran langsung RRI Purwokerto untuk sosialisasi HSN (22/10). Dalam kesempatan yang sama diberikan bantuan Pendidikan dari Laziznu kepada Pimpinan PC Maarif NU Kab. Banyumas sebesar Rp. 130.000.000,- dan Bantuan Kesehatan diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banyumas sebesar Rp. 20 juta, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banyumas Ir. Achmad Husain.
Di tempat terpisah kegiatan dilakukan santri untuk menyambut Hari Santri Nasional di tengah musim kemarau, sejumlah santri Banyumas yang tergabung dalam Santri Rumangsa membagikan air bersih ke sejumlah titik yang mengalami kekeringan, seperti di Desa Langgorsari, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Dan santri Pagar Nusa Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah yang berjumlah ratusan juga turut serta menampilkan performanya pada upacara hari santri berpusat di Lapangan Perguruan Ma’arif Cilongok. Wiwin Setiadi selaku seksi acara menyampaikan, sesuai instruksi Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cilongok, Kiai Nur Abidin pada peringatan hari santri tahun lalu, seluruh lembaga pendidikan Ma’arif NU wajib mengadakan ekstra Pagar Nusa. “Maka di tahun ini panitia secara khusus menampilkan perform Pagar Nusa Cilongok,” katanya.
Setiadi selaku seksi acara menyampaikan, sesuai instruksi Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cilongok, Kiai Nur Abidin pada peringatan hari santri tahun lalu, seluruh lembaga pendidikan Ma’arif NU wajib mengadakan ekstra Pagar Nusa. “Maka di tahun ini panitia secara khusus menampilkan perform Pagar Nusa Cilongok,” katanya. (Afif/bd)

Minggu, 14 Oktober 2018

Gebyar santri Banyumas 2018

@Om HSN OM.....semarakan Hari santri 2018 Banyumas Berkah

Gebyar HSN Banyumas 2018
Bersama Santri Damailah Negeri


1. Kamis, 27 September 2018. Karangsuci Bershalawat dan Santunan di PP Al Hidayah Karangsuci. Penyelenggara: PP Al Hidayah
2. Ahad, 7 dan 14 Oktober 2018. Literasi Santri dan Latihan Kepenulisan di PP Darussalam Dukuhwaluh. Penyelenggara: PP Darussalam
3. Ahad,  14 Oktober 2018. Pertandingan Futsal dan Bola Voly. Di PP Darussalam dan Petro Futsal. Penyelenggara: IPNU-IPPNU
4. Selasa, 16 Oktober 2018. Konser Galang Dana dan Bedah Buku. Di PP Darussalam Dukuhwaluh. Penyelenggara: PP Darussalam
5. Sabtu, 20 Oktober 2018. Seminar Peran dan Perangi Media Sosial. Di MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang. Penyelenggara: PAC IPNU-IPPNU Ajibarang
6. Sabtu, 20 Oktober 2018. Gelar Budaya FK GMNU Kec. Ajibarang. Halaman MI Ma’arif NU 1 Pancurendang. Penyelenggara: GMNU AJIBARANG
7. Senin-Sabtu, 15-20 Oktober 2018. Lomba Film Pendek Santri dan Pesantren. Penyelenggara: RMI Banyumas
8. Sabtu, 20 Oktober 2018. Lomba Perkusi. Di PP Darussalam. Penyelenggara: PP Darussalam
9. Sabtu, 20 Oktober 2018. Lomba Hadrah Muslimat. PP Al Hidayah. Penyelenggara: RMI Banyumas
10. Sabtu, 20 Oktober 2018. Lomba Futsal Santri. Gor Satria. Penyelenggara: RMI Banyumas
11. Ahad, 21 Oktober 2018. Lomba-lomba (MTQ, Duta Pelajar, Padus, Dai-Dai'yah, Essay, Fotografi) di PP. Rhoudotul Thalibin, Sirau Kemranjen. Penyelenggara: IPNU-IPPNU dan LP Ma’arif
12. Ahad,  21 Oktober 2018. Halaqah Santri. di PP. Rhoudotul Thalibin, Sirau Kemranjen. Penyelenggara: IPNU-IPPNU
13. Ahad - Senin, 21 - 22 Oktober 2018. “Camp Craft” SAKO Pramuka Ma’arif NU Ajibarang. di Lapangan Desa Lesmana. Penyelenggara: Forum Komunikasi generasi Muda NU Ajibarang
14. Senin, 22 Oktober 2018. Simposium Budaya dan Bedah Buku. Di IAIN Purwokerto. Penyelenggara: PP AN Najah Kutasari
15. Senin, 22 Oktober 2018. Khotmil Qur'an dan Upacara HSN. Di Alun-Alun Purwokerto. Penyelenggara: Pemda, Kemenag, dan PCNU
16. Senin, 22 Oktober 2018. Karnaval Santri. Start dan Finish di Lapangan Desa Ajibarang Wetan. Penyelenggara: Forum Komunikasi generasi Muda NU Ajibarang.
17. Senin, 22 Oktober 2018. Upacara Hari Santri Nasional di Lapangan Kecamatan Cilongok. Penyelenggara: MWCNU Cilongok.
18. Senin, 22 Oktober 2018:? Upacara Hari Santri Nasional di Lapangan Desa Sirau Kemranjen
Penyelenggara : MWC NU Kemranjen

Mari Semarakkan Hari Santri Nasional di Banyumas. Kalau bukan kita siapa lagi

#Santrikeren
#Ayomondok
#Santriuntuknegeri
#Damailahnegeriku
***Sabtri dan Gus Banyumas 2018

Selasa, 09 Oktober 2018

pondok berbasis sekolah makin diminati

@berfoto bersama kasi PD pontren  Pengurus MWC NU,Pengurus sekolah Dewan Asatidzdalam kegiatan harlah Pondok Pesantren  MiftahulUlum  Di Ajibarang banyumas
     Purwokerto,Pondok Pesantren di Indonesia menjadi tempat pendidikan pertama  sebelum ada pendidikan sekolah umum ataupun Madrasah.Hali ini disebabkan karena begitu sederhananya Pola pendidikan Pesantren. Hanya Ada unsur Kyai,Santri,sepetak kamar santri,Musola kecil dan ruang bale sang Kyai.sederhana Tapi Berhasil Guna.

     Kita Lihat banyak sekali contoh dari Para Tokoh Tokoh pendiri Bangsa ini mereka Dulunya Belajar di Ponddok pesantren yang kala itu sangat sederhana ,sehingga terkenal dengan sebutan Pondok salaf.

     Tahun berganti tahun,Zaman Telah Berubah sesuai dengan pola Pikir,pola managemen dan mestinya Peradaban bertambah maju".Maka pengelolaan Pondok pesantren semakin Maju Dan Moderen".Sambutan Pontren dalam acara harlah PP Miftahul ulum.
   
     ada beberapa pembagian Kategori Pondok pesantren,dintaranya Pondok Umum,Pondok Salaf,Pondok Pesantren Penyelenggara Wajib belajar pendidikan dasar.
ada juga pembagian Menurut Basisnya: Pondok berbasis sekolah,Ponddok berbasis Madrasah dan ondok berbasis Masyarakat. dan Masih banyakLagi Kategori pondok pesantren apalagi sekarang ini life skill menjadi ukuran out put /lulusan pondok pesantren. sehingga Kita kenal pondok pesantren Berbasis pertanian,berbasis Perikanan,peternakan dan perniagaan.

     "Dalam acara harlah PP Miftahul Ulum Ini, pondok ini masuk Kategori Pondok pesantren berbasis Sekolah,karen Memang tumbuh dan ada di lingkungan sekolah,santrinyapun siswa sekolah."papar afif di sela sela ramah tamah dengan pengurus YPP dan pengurus Ponddok nya sekaligus dengan pengurus MWC NU Ajibarang.
   
Acara Ini di gelar hari selasa,09 Oktober 2018 Pukul 20.00 s/d selesai  untuk menandai 1 tahun berdirinya Ponddok pesantren Miftahun Ulum di bawah kepala Sekolah Sodikin Sumarto,MT. dirringi sholawat dan rebana ,kemudian Tahlil dan Doa Bersama Untuk  Kelangsungan SMk maarif NU 2 Ajibarang.
   
     Dalam Acara Kali ini juga KH.Sofyan  Ahmad,selaku Rois Syuriyah MWC Ajibarang Berharap agar Lulusan Smk kesehatan ini bisa mempunyai keahlian khusus dalam bidang kesehatan sekaligus berwawasan keagamaan yang baik.dan Juga Memanjatkan Doa Untuk Saudara Di Palu ,donggala  Sulawesi Tengah Korban bencana alam Tsunami.acara ini ditutup dengan pemotongan Tumpeng Oleh ketua Yayasan di serahkan kepada ketua Dewan asatidz di pondok tersebut.(ai)

FKDT Banyumas,bertemu kepala kemenag Banyumas

** kepala Kantor kementerian agama kab.banyumas bersama kasi PD Pontren dan Ketua FKDT kab.Banyumas dalam pembahasan tentang kegiantan rakor Madin dan kegiatan UTS Madin.

     Purwokerto.Bertempat diruang kepala kantor kementerian Agama kabupaten banyumas,rapat kordinasi pelaksanaan kegiatan.kepala seksi pd.Pontren dan ketua Forum komunikasi Diniyyah Takmiliyah melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan  selama periode kedua masa khidmah fkdt  banyumas.

     Diantara kegiatan  FKDT  ini adalah Ujian Tengah semester Madin,Ujian semester Madin dan Ujian Akhir Madin berstandar Nasional.
Kegiatan ujian ujian madin ini ,hampir Mirip dengan  ujian ujian madrsah/sekolah  umum,misalnya MI,MTS,MA atau SD,SMP,SMA."papar Zuhri.

     Adapun materi Ujian adalah semua mapel yang telah diajarkan di Madin,sesuai dengan grade nya.(marhalahnya).ada Madin tingkat ula,Wustha,Ulya.
" Perlu di Ketahui oleh FKDT  khususnya dan lembaga keagamaan pada Umumnya,bahwa FKDT ,Badko TPQ dan FKPP adalah di bawah binaan dan kendali kementerian Agama.Jadi Semua Lembaga keagamaan wajib mengikuti regulasi yang ada."jelas Imam Hidayat.
lebih lanjut ,Imam Hidayat menyampaikan: contoh ada aturan untuk mengikuti Ujian,maka semua Lembaga Madin wajib Mengikutinya,tanpa kecuali.baik Madin dalam lingkungan Pondok maupun Madin diluar Pondok.karena Hal ini Bisa Mengompakkan,mengukur dan menunjukan kebersatuan dan kebersamaan Madin di bawah kordinasi FKDT.

     Menurut data Emis di Pd Pontren kemenag banyumas,162 yang terupdate tahun 2017.sampai hari ini yang selalu mengikuti Ujian Ujian yang dilaksanakan oleh FKDT baru -+70 lembaga,itupun tidak semua tingkat mengikutinya.terang affif.
Hasil dari pertemuan hari Selasa,09 Oktober ini disepakati akan dilaksanakan UTS,UUS,UAS Madin dan UABN madin.artinya semua Lembaga diwajibkan Untuk mengikutinya.dan akan diadakan Rakor madin Tingkat Kabupaten Banyumas,dan akan diadakan Muscab FKDT banyumas yang insayalloh dalam perencanaan akan dilaksanakan pada tanggal 22-23 Oktober 2018 tempat di aula Al ikhlas Kantor kementerian agama kabupaten Banyumas.(ai)

Rabu, 03 Oktober 2018

pondok paprika santriagro,melatih kemandirian menuai harapan









paprika hasil kebun PP darul islah cilongok Banyumas
Purwokerto – Santri harus menjadi referensi masalah keagamaan di lingkungannya, tapi juga harus mempunya kemampuan berupa ketrampilan hidup (lifeskill) untuk mencari ma’isyah setelah tamat dari pondok pesantren, sehingga tidak menjadi beban masyarakat , “ demikian kata K. Anas Makruf selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Islah Sokawera Kec. Cilongok  disela-sela kegiatan panen tomat dan sayuran di lahan pertanian santri pondok Darul Islah.

Program agrosantri dengan melatih santri mengembangkan budidaya tanaman sayur diawali dengan adanya stimulan dari Masyarakat dengan memberikan bantuan benih dan dan cara bertanamnya.

“ Kami mendidik santri untuk mengembangkan ilmu pertanian dengan bekerjasama dengan Dinas Pertanian selaku konsultan Pertanian dan juga adanya pendampingan dari Kementerian Agama Kabupaten Banyumas”, katanya.Dalam hal ini seksi Pondok pesantren.

Tanaman pertanian yang dikembangkan oleh santri Pondok Darul Islah diantaranya kacang panjang, terong, sawi bunga kol, cabe, paprika dan tanaman sayur lainnya. Hampir semua tanaman di budidayakan dengan media polybag dengan maksud untuk mensiasati lahan terbatas, mudah perawatannya dan terkesan artistik.

“Alhamduliiah hasil jerih payah para santri sudah dapat diambil manfaatnya, minimal dapat meringankan biaya operasional dapur untuk menghidupi puluhan santri yang mondok di pesantren Darul Islah .” demikian kata Kiai dengan dua putera ini.

Di samping dilatih bercocok tanam santri juga dilatih untuk beternak sapi, kelinci dan budidaya ikan. Hasil dari kegiatan peternakan/perikanan juga dikembangkan usaha krupuk sidat, biogas dan program produksi pupuk organik.

Selanjutnya ketika ditanya tentang prospek dan pengembangan usaha santri Kyai alumnus pondok Banyuwangi ini menyampaikan: “Sebetulnya kami banyak menerima order krupuk sidat, tapi terkendala dengan alat/media pembuat krupuk dan modal yang terbatas sehingga kami hanya melayani pesanan sesuai dengan kemampuan kami saja”pungkas k.anas

Menurut Afif pondok ini,melatih kemandirian santri melalui pertanian dan peternakan,sehingga alumni pesantren bisa menggapai harapan dimasa yang akan datang. (ai/9ie)

Kamis, 27 September 2018

Pondok pesantren dan Penyuluh agama mendapat sosialisasi perlindungan anak terhadap kekerasan

** Nara Sumber  Dr .H .Fauzi,M.Ag  sedang memberikan Materi terhadap penyuluh  Agama  Islam dan Para Pengasuh Pondok Pesantren 



          PURWOKERTO,Pondok Pesantren  merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang yang cukup tinggi diminati masyarakat. Apalagi perkembangan  antara Pondok Pesantren jaman dulu dengan sekarang sangatlah signifikan perbedaanya, terutama dari segi Manajemen, infrastruktur bangunan.Namun karena jumlah santri yang banyak dan datang dari berbagai daerah, bukan tidak mungkin bila terjadi tindak kekerasan.

           Oleh karena itu pemerintah melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menyelenggarakan acara sosialisasi perlindungan anak dari tindak kekerasan, bekerja sama dengan Kementerian Agama pada Seksi PD Pontren dan Bimas Islam kabupaten Banyumas.
           
             Atas berkah karunia Alloh,Alhamdulillah Aaraca dapat di laksana pada hari Selasa tanggal 25 September 2018,bertempat di Gedung Korpri Kabupaten Banyumas dengan dihadiri oleh para pengasuh Pondok Pesantren atau pengurusnya sejumlah 73 orang dan para Penyuluh Agama Islam sejumlah 27 orang.  

             " Pengasuh Pondok Pesantren dan Penyuluh Agama  Islam menjadi titik sentral untuk mengikuti sosialisasi ini?, Karena merekalah yang setiap hari berhadapan langsung dengan para santri dan masyarakat dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan, dan menjadi corong utama ,karena senagian anak remaja memilih untuk bersekolah sambil mengaji di pondok sehingga sangatlah tepat bila diberi pembekalan untuk mensosialisasikan dan ikut mensukseskan program tersebut."Papar Toefur dalam sambutanya.

             Acara ini di mulai dari pukul 08.30 s/d 14.00 WIB dengan narasumber dari orang - orang yang memiliki dedikasi yang tinggi dan profesional. Di antaranya, Drs. H. Taefur Arofat, Kepala DPPKBP3A  yang memberikan sambutan sekaligus pengarahan serta mengharap kerjasamanya, agar memberikan perlindungan kepada anak-anak dan para santri dari tindak kekerasan baik fisik maupun mental.  Selain itu, Dr. H. Ridwan,M.Ag.juga memberikan pengarahan tentang Pencegahan Tindak Kekerasan terhadap Anak  di tinjau dari Aspek Hukum. Sedangkan Dr.Fauzi, S.Ag, M.Si,memberikan pengarahan yang sama di tinjau dari Aspek Psikologi.

             "Dengan dilaksanakannya acara sosialisasi ini diharapkan angka kekerasan pada anak baik dalam keluarga, lingkungan sekolah, Pondok Pesantren maupun tempat-tempat yang lain dapat dihindari atau minimal dapat dikurangi. Sehingga pada giliranya akan menimbulkan kenyamanan ,motivasi anak dalam belajar menimba ilmu,diharapkan anak ke depan bisa menjadi generasi emas Bangsa Indonesia."tandas Thoefur.

              Menurut Hj. Ning Sangadah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar atas kerja sama dari DPPKBP3A dengan  Kantor Kementerian Agama. atas kesuksesan acara tersebut ,di sampaikan  banyak terimakasih."tutup Ning (AI)

Rabu, 26 September 2018

Pawai Muharroman 1439 H-1440 H





***  Foto PJS bupati Banyumas dan forkompinda bersama Kepela kantor Kementerian Agama Kab Banyumas ,Drs .H.Imam Hidayat,M.Pd.I

Purwokerto,10September2018 Peringatan tahun baru  islam baru saja dimulai.Diawali dengan doa bersama ahir  tahun. setelah itu dengan pemukulan bedug oleh pjs bupati banyumas diikuti oleh forkompinda dan kepala kantor kementerian  agama kab Banyumas H.Imam Hidayat .setelah sholat magjrib dilanjutkan dengan d oa awal tahun yang sipimpin oleh ketua MUI kab .Banyumas, KH.Chariri  Shofa.

Selajutnya makan  malam  bersama dan kemudian sholat isya  berjamaah. Setelah acaraselesai para pejabat pemerintah daerah mengikuti kegiatan pawai taaruf dengan menyaksikan para peserta pawai taaruf. Berbeda dari  sebelumnya,tahun ini datang langsung beliau kakan kemenag kab banyumas ,menyaksikan pawai taaruf i ni didampingi kasi penma,kasipontren, dan penyuluh.

Peserta pawai taaruf berjumlah 96 lembaga diniyah maupun lembaga dibawah diknas dan  penma. Pawai perayaan tahun baru islam  ini sangat meriah dan perlu dilestarikan keberadaanya .pjs bupati mengatakan dalam sambutan pawai ta'arufnya."bahwa perayaan ini untuk menunjukan bahwa kita ada.Dan sebagai rahmatan lilalamin..rahmat bagi seluruh alam...jayalah Indonesia....NKRI harga mati....siapa kitaaa.....Indonesia....damailah  negaraku...demikian pungkas Budi wibowo.(ai)

EMIS, Data Penting Untuk Kebijakan Lembaga Keagamaan

Kasi PD Pontren sedang menbuka sekaligus memberikan pengarahan kepada peserta Rakor



PURWOKERTO - Pengisian Emis lembaga keagamaan adalah satu keharusan yang wajib di lakukan oleh kantor kementerian agama  di setiap wilayah binaan yang menjadi tanggung jawabnya. terlebih  pendataan ini nantinya akan menjadi induk dari setiap kebijakan di lingkungan kemenag khususnya,dan pada giliranya nanti akan berguna untuk kebijakan lembaga atau instansi terkait. Dalam hal ini bisa berkaitan dengan sumber daya manusianya, sarana prasarananya dan lain sebagainya. bisa sangat mungkin sekali menjadi acuan pemerintah untuk mensukseskan  program program.

"membangun data lembaga keagamaan sangatlah sulit. Namun lebih sulit lagi membangun kebijakan tanpa data. Maka dari itu pendataan lembaga keagamaan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas sangat lah penting sebagai basic data." pesan Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Imam Hidayat pada peserta rapat koordinasi Penguatan Data Lembaga Pendidikan Keagamaan Seksi PD Pontren 28 Agustus 2018 lalu.

Di hadapan 30 peserta rakor yang terdiri dari Operator Emis Madin, Operator Emis TPQ dan Operator Emis Pondok Pesantren Kasi PD Pontren Afifudin Idrus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan. "Alhamdulillah, rakor ini bisa terselenggara berkat kerjasama yang baik antara forum komunikasi diniyah takmiliyah, badko Tpq serta forum komunikasi pondok pesantren."tutur afif.

Lanjutnya, baru baru ini sedang ada permintaan data ustadz ustadzah melalui forum tersebut dari pemerintah daerah. "Semoga data emis bisa menjadi basic data dan stimulan bagi para penyelenggara pendidikan keagamaaan", ujar ketua FKDT Banyumas  Kyai M Zuhri.

"Dari data lembaga berbasic excell bisa menjadi hasanah positif seiring dengan program Emis.dan tidak menjadi kendala dalam proses dilapangan bagi tenaga pendataan."pungkas afif.(ai)

Senin, 24 September 2018

TPQ Sawangan

*** Kasi Pd Pontren setelah verifikasi di TPQ Roudlatul Ulum berfoto dengan  Pimpinan lembaga tersebut.
PURWOKERTO, dalam rangka Verifikasi data lembaga Pendidikan alquran,dan survey kelayakan lembaga penerima BOP  kantor kementerian agama kabupaten Banyumas melalui Seksi Pendidikan diniyah dan Pondok Pesantren,telah mengadakan Kegiatan dimaksud.

Disamping Agenda tersebut Juga ,sebagai ajang silaturrahim dari seksi Pd Pontren dengan Lembaga Pendidikan Alquran di wilayah Binaan.
 
Menurut ustadzSyarif,pengasuh TPQ ini,: merasa senang karena di datangi dari kantor Krmrnterian agama Kabupaten.Karena atas bimbinganya lembaga ini bisa berkembang kwantitas maupun kwalitasnya.

pendidikan Alquran untuk upaya pemahan anak terhadap alquran,"imbuhnya.

lebih Lanjut Lagi ,menurut afif, memang benar keberadaan TPQ ini sangat diperlukan bagi masyarakat,dan sangat membantu program pemerintah secara umum sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan  lembaga dalam naungan kementerian Agama.Cuma memang belum memadai  stimulan dari pemerintah ,karena begitu sedikitnya anggaran yang ada.

kegiatan ini rutin tahunan sesuai alokasi dipa yang ada,semoga di tahun tahun mendatang bisa lebih banyak lagi lembaga yang bisa menerima dana bantuan ini.,jelasnya.(ai)


Akreditasi Pondok, Awal Langkah Menuju UNBK


* Pengasuh pondok berfoto bersama Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Banyumas usai visitasi akreditasi

PURWOKERTO - " Pondok Pesantren Salafiyah Kesetaraan  saat ini boleh berseri seri, karena mulai tahun ini sudah diadakan kegiatan akreditasi pondok pesantren. Akreditasi ini diberlakukan untuk lembaga pengelola pondok pesantren penyelengara wajardikdas tingkat ula ,wustha maupun ulya, dan penyelenggara Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal." ujar Kasi PD Pontren, Afifuddin Idrus saat pendampingan assesor di Pondok Pesantren Salafiyah Al Faruq Karanglewas, sabtu (22/9) lalu.

Menurut Afif, pondok pesantren di banyumas penyelenggara wajardikdas berjumlah 11 PPS wajardikdas. PPS wajardikdas mulai tahun 2018 dirubah menjadi PPS kesetaraan. Untuk Pondok Pesantren Kategori Umum, sampai hari ini belum ada regulasi khusus yang mengatur tentang aakreditasi ini. "adapun jumlah Pondok Pesantren secara umum di kabupaten Banyumas  berjumlah 186. yang sudah melakukan registrasi atau pemutahiran data sampai hari ini baru  sekitar 40 yang masuk dalam daftar emis on line, artinya masih banyak yang belum melakukan pengisian daftar emis maupun pemutakhiran data." terangnya.

Untuk PPS kesetaraan dalam hal ini  sudah melakukan pemutakhiran data semua. Pondok pesantren ini mendapat bantuan dari Pemerintah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Besaran bantuan sesuai dengan tingkatannya. Untuk PPS Ula Rp 800.000,00 per santri, PPS Wustho Rp 1.000.000,00 per santri dan PPS Ulya Rp 1.400.000,00 per santri per tahun, imbuh Afif.

Materi akreditasi PPS meliputi 8 standar pengelolaan Pendidikan sesuai Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar  Penilaian, Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Standar Pembiayaan, Standar  Sarana dan Prasarana, Standar  Pengelolaan, Standar pembiayaan dan Standar kelulusan.

Kasi PD Pontren mendampingi PPS saat proses visitasi
Pada tahap ke dua Akreditasi PPS, Kankemenag Banyumas meloloskan 1 PPS kesetaraan untuk mengikuti akreditasi ini yaitu PPS Kesetaraan Al Faruq Karang Lewas Kidul. Pihak pondok  melakukan pengisian melalui EDP (Evaluasi Diri Pondok Pesantren) dengan mendaftar di Sispenas.
Pelaksanaan Visitasi akreditasi di lakukan Oleh Asesor Dari BAN PAUD PNF yang terdiri dari 2 orang yaitu sdr. Dawam Abdul Hanif,M.Pd dan Sdr Cahyo ,SP keduanya berasal dari Kabupaten Batang. Karena padatnya jadwal visitasi, sehingga pelaksanaan ini baru dapat dilaksanakan pada hari Sabtu,22 September 2018.

Menurut Ustadz Yusuf Wibisono, Pengasuh PPS Kesetaraan Al Faruq Karang Lewas Kidul, saat mengisi EDP mendapatkan nilai akreditasi A. "semoga hasilnya tidak meleset dari visitasi yang dilakukan asessor" harapnya. 

" Dengan adanya akreditasi ini diharapkan PPS Kesetaraan dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk para santrinya pada tahun 2019" tutup Afif. (ai)

Selasa, 11 April 2017

EMIS PD PONTREN BANYUMAS

Sosialisasi EMIS PD Pontren Kankemenag Kabupaten Banyumas telah dilaksanakan
pada Selasa, 11 April 2017 di D'Garden Hall & Resto Purwokerto
sebagai Penanggungjawab Kegiatan Kasubbag TU Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag
Ketua H. Afifuddin Idrus, S.Ag, M.Pd.I
Narasumber :
1. Kakankemenag Kab. Banyumas;
2. Kabag Kesra Setda Kab. Banyumas;
3. Profesional EMIS Kab. Kebumen.
acara berakhir sampai Pukul 16.00 WIB

FILE EXCEL EMIS
1. FILE EXCEL PONDOK UMUM MONGGO DIPUN UNDUH
2. FILE EXCEL SANTRI PONDOK UMUM MONGGO DIPUN UNDUH
3. FILE EXCEL PONDOK WAJARDIKDAS MONGGO DIPUN UNDUH
4. FILE EXCEL SANTRI PONDOK WAJARDIKDAS MONGGO DIPUN UNDUH
5. FILE EXCEL MADDIN MONGGO DIPUN UNDUH
6. FILE EXCEL USTADZ DAN SANTRI MADDIN  MONGGO DIPUN UNDUH
7. FILE EXCEL TPQ/LPQ MONGGO DIPUN UNDUH
8. FILE EXCEL USTADZ DAN SANTRI TPQ/LPQ MONGGO DIPUN UNDUH

FILE DEKSTOP UPLOAD EMIS PD PONTREN MONGGO UNDUH

Kamis, 09 Maret 2017

Beasiswa Tahfidh Al-Qur'an (PBTQ) Tahun 2017

Program Beasiswa Tahfidh al-Qur'an (PBTQ) Kementerian Agama RI-UICCI adalah bentuk pelaksanaan kerjasama antara Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan Yayasan Pusat Persatuan Kebudayaan Islam Indonesia - Turki / United Islamic Cultural Centre of Indonesia - Turkey (UICCI) dalam pengembangan kemampuan santri dibidang Qira'at al-Qur'an, Tahfidh al-Qur'an, Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman ( Aqidah, Akhlaq, Tasawwuf, Fiqh, Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab) serta Bahasa Turki.
PBTQ dilaksanakan dalam bentuk pemberian beasiswa pendidikan bagi peserta yang lulus seleksi untuk mengiky=uti program pendidikan non-degree di Indonesia dan di Turki.

Surat Edaran Download disini

Senin, 20 Februari 2017

PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI (TUSI)

SANTRI MONDOK DAPAT BEASISWA

PURWOKERTO – Salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada santri pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan adalah dengan diluncurkannya bantuan pemerintah kepada santri berupa Program Indonesia Pintar, demikian kata Drs. H. Bambang Sucipto, M.Pd.I dalam sambutan pembukaan kegiatan Penguatan TUSI Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Seksi PD Pontren Kantor Kementerian Agama Banyumas yang dilaksanakan di Aula Kankemenag tanggal 9 Februari lalu.
Acara yang dihadiri oleh Kepala Madin TPQ dan Pondok Pesantren Kabupaten Banyumas sejumlah 50 orang perwakilan dari 27 kecamatan tersebut memaparkan berbagai  tugas dan fungsi Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren serta Program kerja tahun 2017 yang berkaitan langsung dengan penanggungjawab lembaga pendidikan keagamaan Kabupaten Banyumas
Disamping bantuan langsung kepada santri, pemerintah juga meluncurkan program bantuan operasional Sekolah (BOS) kepada Pondok Pesantren Salafiyah  Penyelenggara Program Wajar Dikdas/ Pendiidkan Kesetaraan, Bantuan Operasional Pendidikan maupun Insentif guru Madin/pendidikan Al Qur’an. Walaupun bantuan ini belum mencukupi kebutuhan lembaga pendidikan keagamaan se Kabupaten Banyumas, akan tetapi perhatian pemerintah yang cukup signifikan ini harus kita apresiasi secara positif,” demikian papar Kakankemenag yang sekaligus juga dosen  IAINU Kebumen.
Salah satu bentuk apresiasi penanggung jawab lembaga pendidikan keagamaan ialah dengan menyampaikan laporan maupun data lembaga secara valid dan reliable secara berkala, sehingga pemerintah mempunyai dasar yang pasti dalam menerapkan kebijakan pembangunan terutama yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan.
Pada kesempatan yang sama H. Afifudin Idrus, S.Ag. M.Pd.I selaku Kasi PD Pontren membentuk TIM EMIS Kabupaten Banyumas tahun 2017 yang tugasnya meng-input dan  mengolah data pendidikan keagamaan untuk selanjutnya disajikan dalam bentuk EMIS Seksi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Banyumas. Selanjutnya Kepala Seksi yang pernah menjabat Kepala MTs tersebut menyampaikan kepada pengasuh pondok pesantren agar menindaklanjuti Program Pemutakhiran Pondok Pesantren sesuai dengan  Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5877 Tahun 2014 tentang Pedoman Izin Operasional Pondok Pesantren, dengan cara mengajukan proposal kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas berisi permohonan pemutakhiran dan profil Pondok Pesantren, data lembaga terkini  dan melampirkan Fotocopy SK Kemenkum HAM.. (gie)



Minggu, 19 Februari 2017

Macam-Macam Status Kesalahan Data dan Cara Memperbaikinya Pada EMIS Semester Genap

Bismillahir rohmanir rohim
Setelah admin infokan tentang Tahapan Update Emis Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 serta mengetahui ceklis hasil update semester ganjil dari operator kabupaten maka dapat disimpulkan bahwa ada dua status yang perlu diperhatikan yakni :
  1. Lembaga yang sudah valid data semester ganjil
  2. Lembaga yang masih perlu cek ulang dan edit data.
Lembaga yang sudah valid data semester ganjil atau semester sebelumnya maka tinggal kik tombol konfirmasi dan langsung terkirim tanpa harus mengedit dan merevisi data.
Sedangkan lembaga yang masih perlu cek ulang dan edit data maka perlu adanya mengetahui macam-macam status kesalahan yang harus dibenahi. Berikut daftar status kesalahan dan cara memperbaikinya :
  1. Ruang Kelas (Cek Ulang) 1
Cara memperbaikinya adalah buka Apliaksi Desktop Emis pada menu “Sarpras” >> submenu “Rincian Ruang Kelas”.
  • Isi semua kolom yang tersedia dengan tepat dan akurat (jangan ada kolom yang tidak diisi)
  • Jumlah baris sesuai dengan jumlah ruangan kelas yang ada
  • Satuan panjang dan lebar menggunakan satuan meter
Kemudian masuk ke menu “Rekap Siswa” >> submenu “Rombel Ganjil TP 2016/2017) (Abaikan keterangan ganjil). 2
  • Jumlah baris akan sesuai dengan isian pada di “Sarpras” >> submenu “Rincian Ruang Kelas”
  • Isikan kolom-kolom berikut:
    • Tingkat kelas : Isikan tingkat kelas (seperti kelas 7, kelas 8, dll)
    • Kurikulum : Isikan dengan kurikulum yang digunakan pada kelas tersebut (seperti KTSP 2006)
    • Nama Ruang Kelas : Isikan nama kelas (seperti kelas 7)
    • Jumlah Siswa (L) dan (P): isikan dengan jumlah siswa berdasarkan jenis kelamin, cocokkan dengan data detil siswa
    • Nama Wali Kelas: Isikan nama guru yang menjabat sebagai wali kelas, sesuaikan dengan data detil guru
 2. Kelas Paralel / No Absen (Cek Ulang)
3
Untuk memperbaiki kode kesalahan Kelas Pararel / No. Absen, buka Form Excel Emis Siswa. Perhatikan pada kolom “Kelas Pararel” dan “Nomor Absen di Kelas”.
  • Kelas Pararel harus diisi dengan ketentuan:
    • Jika hanya terdiri atas satu rombel (tidak pararel) diisi dengan angka “01”
    • Jika terdiri atas lebih dari satu rombel (pararel) diisi dengan angka “01”, “02”, “03”, sebanyak pararel yang dimiliki.
  • Nomor Absen di Kelas diisi dengan nomor absen siswa tersebut dalam satu rombel dengan format 1, 2, 3, dst. Penulisannya adalah per-rombel dan bukan per-tingkat kelas.
 3. TMT Awal Guru (Cek Ulang) 4
Cara memperbaiki kesalahan TMT Awal Guru adalah buka Form Excel Emis Personal. Perhatikan kolom “Tanggal Lahir (dd/mm/yyyy)” dan “TMT SK Awal”. Usia diangkat sebagai guru tidak boleh kurang dari 16 tahun.
4. Riwayat Pendidikan Guru (Cek Ulang) 5
Cara memperbaiki status kesalahan Riwayat Pendidikan Guru, buka Form Excel Emis Personal. Perhatikan kolom-kolom terkait Riwayat Pendidikan PTK, di banyak kasus, kolom Jenjang S1/D4 tidak terisi dengan baik.
5. PPDP Daftar dan PPDP Terima 6
cara memperbaiki status kesalahan emis PPDB Daftar dan PPDB Terima, buka Aplikasi Desktop Emis.
  • Buka menu “Rekap Siswa” >> Submenu “Ringkasan PPDB”
  • Isikan form tersbut dengan lengkap dan Akurat
  • Daya Tampung tidak boleh melebihi daftar siswa yang diterima
  • Jumlah siswa diterima tidak boleh melebihi jumlah siswa pendaftar
  • Jumlah siswa diterima harus sesuai dengan data detil siswa (siswa baru). Jumlah siswa detil (siswa baru) tidak boleh lebih besar dari ringkasan data yang diisikan pada form ini.
Selanjutnya : 7
  • Buka menu “Rekap Siswa” >> Submenu “Pendaftar TP 2016/2017”
  • Isikan sebaran jumlah siswa pendaftar dan diterima sesuai dengan kategori asal siswa
  • Jumlah siswa pendaftar dan di terima harus sesuai dengan jumlah pendaftar dan diterima dari sub menu “Ringkasan PPDB”
  • Cek dengan data detil siswa (jumlah siswa di detil siswa (siswa baru) tidak boleh lebih besar dari ringkasan data yang diisikan pada form ini).
6. Siswa Tahun Lalu (Cek Ulang) 8
Cara memperbaiki kode kesalahan Siswa Tahun Lalu, buka Aplikasi Desktop Emis.
  • Buka menu “Rekap Siswa” >> submenu “Siswa dan Rombel TP 2015/2016”
  • Isi semua kolom yang tersedia dengan akurat (termasuk data DO, pindah masuk, pindah keluar)
  • Cek Siswa Naik kelas dan sesuaikan dengan data siswa di Form Excel Siswa.
  • Jumlah siswa detil di kelas saat ini (semisal kelas 2) yang berasal dari kelas sebelumnya (kelas 1) tidak boleh lebih besar dari jumlah siswa naik kelas pada form ini.
 7. Sarpras (Cek Ulang) 9
Cara memperbaiki status kesalahan Sarpras, buka Aplikasi Desktop Emis.
  • Buka menu “Sarpras”
  • Isi semua form di semua submenu dengan lengkap dan akurat
  • Jika tidak memiliki unit yang ditanyakan, isikan dengan angka “0”
  • Jika memiliki unit yang ditanyakan, isi dengan angka sesuai jumlah unit yang dimiliki (contoh 1, 2, 3, dst).
8. Lulusan (cek ulang) 10
Demikian yang bisa admin infokan semoga ini menjadi manfaat bagi kita semua, amiiin.
Bagi yang membutuhkan tutorial ini dengan bentuk power poin

FOTO BERJILBAB


Bismillahir rohmanir rohim
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sebenarnya info terkait dengan apakah boleh berhijab untuk foto ijazah atau dokumen lain ini sudah lama sekali beredar. Larangan atau diperbolehkannya pakai hijab dalam foto ijazah pernah menjadi polemik antara yang pro dan kontra.


Awalnya berhijab dalam foto ijazah atau dokumen lainnya dianggap tabu, tidak maju, kampungan, sulit dapat kerjaan, dan masih banyak lagi anggapan-anggapan miring lainnya yang intinya menyudutkan.
Akan tetapi, seiring dengan waktu, sejak Kemenag RI melalui Dirjen Pendis mengeluarkan regulasi dengan surat Edaran Nomor : Dt.II.I/PP.00/J/3/03 tanggal 21 Februari 2013 Perihal Pas Foto Dengan Memakai Jilbab/Kerudung, semua menjadi jelas dan tidak meragukan lagi bahwa berhijab dalam foto ijazah sudah mempunyai payung hukumnya.
Didalam surat edaran Dirjen Pendis tersebut disebutkan pada poin 1 :
  1. Bagi siswi madrasah/Pondok Pesantren, diperbolehkan menggunakan pas foto dengan memakai jilbab atau kerudung untuk kelengkapan administrasi pendidikan, seperti Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), Rapor dan Penerimaan Siswa Baru.
untuk mengunduh Surat Edarannya  UNDUH DISINI

Terimakasih Semoga Bermanfaat


PELAKSANAAN UNPK PROGRAM WAJARDIKDAS 2016/2017

Pendataan Calon Peserta UNPK Program Wajar Dikdas Kankemenag Kab. Banyumas telah ditutup alikasi EMIS dan penetapan telah di serahkan ke Pihak Dinas Pendidikan Kab. Banyumas yang selanjutnya data disampaikan ke Dinas Propinsi Jawa Tengah, dapat kami sampaikan peserat PPs sebagai berikut :

UNPK tingkat Ula/Paket A
1. PPs Ma'had Al Faruq Karanglewas Kidul Jumlah Peserta UNPK 16 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MIM Karanglewas Kidul
2. PPs Manarussunnah Purwojati Jumlah Peserta UNPK 15 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MI Muhammadiyah 
3. PPs Ibnu Taimiyyah Kec. Sumpiuh Jumlah Peserta UNPK 21 Santri
 tempat Pelaksanaan Ujian SDN 01 Kebokura

UNPK tingkat Wustha/Paket B
1. PPs Anwarul Huda Dermaji Lumbir, Jumlah Peserta UNPK 20 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MTs Biroyatul Huda Cilongok
2. PPs Al Chalimi Kec. Sokaraja, Jumlah Peserta UNPK 20 Santri
 tempat Pelaksanaan Ujian MI MA'ARIF Sokaraja Kulon
3. PPs At Tholabah Banyumas, Jumlah Peserta UNPK 19 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MTs Roudlotut Tholibin
4. PPs Ibnu Taimiyyah Sumpiuh, Jumlah Peserta UNPK 48 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian SDN 01 Kebokura
5. PPs Darussa'adah Tambak, Jumlah Peserta UNPK 20 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MIN Watuagung
6. PPs Roudlotut Tholibin Kembaran, Jumlah Peserta UNPK 10 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MTs Roudlotut Tholibin
7. PPs Bani Malik Ledug, Jumlah Peserta UNPK 12 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian MTs Roudlotut Tholibin

UNPK tingkat Ulya/Paket C
1.  PPs Roudlotut Tholibin Kembaran, Jumlah Peserta UNPK 10 Santri
tempat Pelaksanaan Ujian SMPN 5 Purwokerto
POS UN 2016/2017
Bismillahir rohmanir rohim
Untuk mengukur tercapainya kompetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi lulusun, perlu dilakukan penilaian hasil peserta didik pada akhir satuan pendidikan. Penilaian hasil belajar tersebut dilakukan melalui Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional atau UAMBN.
Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) SERTA PROGRAM KESETARAAN WAJARDIKDAS ULA/PAKET A, WUSTHA/PAKET B & ULYA/PAKET C tahun pelajaran 2016/2017 diatur melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI.
Tujuan dan Fungsi UAMBN
  1. UAMBN  bertujuan  mengukur  pencapaian  hasil  belajar  peserta  didik  pada  akhir  jenjang  pada  satuan  pendidikan,  sesuai  dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan secara nasional.
  2. UAMBN berfungsi sebagai :
  • Bahan  pertimbangan  dalam  penentuan  pemetaan  mutu madrasah dan PPS Program Wajardikdas,
  • Umpan  balik  dalam  perbaikan  program  pembelajaran  pada MTs dan MA serta PPs Program Wajardikdas;
  • Alat pengendali mutu pendidikan;
  • Pendorong peningkatan mutu pendidikan pada MTs dan MA serta PPs Program Wajardikdas.

UNDUH  POS UNPK


TERIMA KASIH KAMI UCAPKAN SEMOGA BERMANFAAT 

Selasa, 31 Januari 2017

Cara Verval Calon Peserta Ujian Nasional (CAPESUN) 2016/2017



DAFTAR PESERTA UJIAN BERDASAR VERVAL UN

JUNNIS BOS WAJARDIKDAS 2017

Sasaran program BOS adalah semua MI, MTs negeri dan swasta serta Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Ula dan Wustha penyelenggara Wajar Dikdas, termasuk MI-MTs Satu Atap (SATAP) di seluruh Provinsi di Indonesia DAN di Kabupaten Banyumas Khususnya, yang telah memiliki izin operasional. Pondok Pesantren penerima BOS adalah lembaga Pondok Pesantren yang menyelenggarakan kegiatan Wajar Dikdas pada pagi hari atau dengan jadwal yang telah disepakati oleh pihak pondok pesantren dan siswanya tidak terdaftar sebagai siswa MI/SD atau MTs/SMP. Bagi Pondo Peasntren yang menyelenggarakan kegiatan Wajar Dikdas pada sore hari, dapat menjadi sasaran program BOS setelah dilakukan verifikasi oleh Tim manajemen BOS Kabupaten Banyumas.
PPS penerima BOS adalah lembaga pondok pesantren yang menyelenggarakan kegiatan Wajar Dikdas dan santrinya tidak terdaftar sebagai Santri Wajardikdas Ula atau Wustha. Batas usia santri PPS yang Ula, penerima BOS adalah maksimal 25 tahun. Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh madrasah/PPS, dihitung berdasarkan jumlah Santri/Siswa.
JUKNIS BOS 2017 MONGGO DIPON DOWNLOAD

sementara pakai Madrasah sambil menunggu yang dari PD Pontren Kanwil